Sebagian dari kita tentu sering menemui istilah "IP address" atau alamat IP. Anda mendengar dan mengetahui bahwa komputer yang anda gunakan untuk surfing internet memiliki alamat IP, situs website yang anda kunjungi memiliki alamat IP, server email yang anda gunakan untuk mengirim dan menerima email juga
memiliki alamat IP, jadi apakah yang dimaksud dengan alamat IP tersebut.
IP address atau "Internet Protocol Address" atau juga berarti alamat IP adalah angka-angka pengenal yang unik yang diberikan untuk setiap komputer, atau peralatan yang terhubung ke jaringan komputer, baik jaringan lokal maupun internet. Jika dianalogikan mirip dengan nomor ponsel seseorang. Alamat IP digunakan sebagai angka-angka pengenal yang membedakan satu komputer dengan komputer lainnya yang saling terhubung satu sama lainnya di dalam jaringan komputer atau internet.
Alamat IP ini bisa kita gunakan untuk mengakses atau membuka situs website tertentu. Tapi hal ini tidaklah efektif, karena anda diharuskan untuk mengingat ratusan ribu, bahkan jutaan alamat IP yang ada untuk semua situs website yang berbeda-beda, tentu bisa anda bayangkan betapa sulitnya. Akan lebih mudah bagi kita mengingat nama-nama yang mencerminkan isi dari website daripada harus mengingat nomor-nomor IP. Misalnya lebih mudah mengingat google.com daripada alamat IP nya: 64.233.167.99.
Untuk mengatasinya perlu adanya DNS ( Domain Name System ), yaitu sebutan untuk kumpulan data yang menghubungkan nama-nama yang mudah dibaca dan diingat dengan alamat-alamat IP komputer tertentu di internet (IP Address). Nama-nama ini dikenal juga dengan istilah "Nama Domain". Contoh nama domain "google.com" yang dipasangkan dengan IP komputer server milik google, yaitu 64.233.167.99.
Jadi nama domain berguna dalam "menyembunyikan" alamat IP yang kelihatan sangat teknis bagi kebanyakan orang awam. Tanpa adanya system DNS, internet mungkin tidak akan menjadi semudah sekarang.
Categories:
Domain